Bismillah..
In The Name of Allah..
Biarkan aku sendiri..
Meluapkan apa yang kurasa..
Dalam untaian kata, senandung asa, hingga bait-bait doa yang melangit untukMu..
-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------
Ketika semesta menyunggingkan senyum padaku..
Namun diri hanya terus tertunduk, tergugu..
Mungkin ku butuh sejenak waktu..
Untuk mengayuh dayung pelan menepi dipinggir sisi hati..
Mengobati bekas-bekas parut dihati..
Dan bersiap dipoles kembali oleh semburat cahaya Illahi..
Ketika semesta kembali menyunggingkan senyum padaku..
Ku kan bersiap mendayung laju sampan menunjumu..
Apa mungkin ku masih butuh sejenak waktu..??
Ahh kurasa tidak..
Ini cukup untukku..
Tersenyum bersamaMu..
Aku saja..
Isnan Nisa Nasution..
Berjejer dinding sejajar sajadah..
Rintik hujan sayup-sayup menenangkan..
Walau terseok, Jatuh, Terjerembab..
Siapkah.?
Allah..yaa Allah.. Guide me all the way to Your Jannah.. Don’t let me go astray ’cause I need You.. ^___^,
Jumat, 29 April 2016
Senin, 18 April 2016
MEDAN, I'm in Love..
Bismillah..
In The Name of Allah..
Biarkan aku sendiri..
Meluapkan apa yang kurasa..
Dalam untaian kata, senandung asa, hingga bait-bait doa yang melangit untukMu..
-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------
Semasa dua waktu bergulir, nyaman..
Nafas-nafas perjuangan semakin pekat memenuhi dada..
Hari-minggu-bulan-tahun terus laju, resah Sang Kalender yang smakin mendekati akhir lembarnya..
Bahu kanan-kiri kian serasi, semakin memikul-semakin terasa kokoh..
Kaki pun mulai mendahului satu sama lain..
Menyusuri Medan yang satu-persatu merekam jejak cerita..
Disini..
Medan, aku kembali..
Meski berat untukku teguh pada Azzam yang sejak lama terpatri untuk kembali kecangkangku..
Meninggalkan segudang kenangan bersama keluarga yang juga baru kutemui dan harus kutinggalkan kembali..
Tapi..
Benar kudapati..
Tak perlu kau merasa sedih berkepanjangan berpisah dengan saudara terdahulu..
Jadikan itu pengingat atas kuasa Allah yang menemukanmu dengan orang-orang hebat..
Karena dibumi yang lain, in shaa Allah telah disiapkanNya saudara yang akan mengisi hari-harimu..
Hanya perkara kau sudah menemukannya atau belum..
Laa Haula wa laa kuwwata illa billaah..
Entah bagaimana sinyalNya mempertemukanku satu-persatu dengan mereka..
Saudara yang kini kian ku cintai karena Rabbku..
Penuh sesak dada ini berisi cinta untuk mereka..
Bagaimana tidak, mereka yang tadinya tak kukenali..
Kini begitu sigap menggenggam tanganku untuk bangkit dan berjalan beriringan..
Tak cukup itu..
Peluh-lelah-letih fisik dan fikiran, menembus hujan, bahkan naik-turun-naik angkutan umum tak menyurutkan langkah mereka untuk melangkah bersamaku..
Yaa..
Mereka membuatku semakin yakin untuk terus berada disini..
Azzam itu kian tepat untukku..
Walau kecil dan tak semegah kota sebelumnya..
Kuyakini bahwa disini ku pun akan bahagia..
Bersama mereka..
MEDAN, I'M IN LOVE..
With you..
Aku..Aku..Lagi-lagi Aku..
Isnan Nisa Nasution..
Ini..
Isi hatiku untuk kalian, saudara/i terkasih di KLINIK NIKAH MEDAN..
Bahagianya mengukir cerita bersama kalian..
^____^,
Meluangkan detik-menit..
Menguji kembali piawai jemari jumpalitan diatas notebook kecilku ini..
Setelah lama, ternyata agak kaku juga..
Banyak kisah nak tercurah tumpah namun tertahan lelah..
Maafkan yaa..
^___^,
In The Name of Allah..
Biarkan aku sendiri..
Meluapkan apa yang kurasa..
Dalam untaian kata, senandung asa, hingga bait-bait doa yang melangit untukMu..
-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------
Semasa dua waktu bergulir, nyaman..
Nafas-nafas perjuangan semakin pekat memenuhi dada..
Hari-minggu-bulan-tahun terus laju, resah Sang Kalender yang smakin mendekati akhir lembarnya..
Bahu kanan-kiri kian serasi, semakin memikul-semakin terasa kokoh..
Kaki pun mulai mendahului satu sama lain..
Menyusuri Medan yang satu-persatu merekam jejak cerita..
Disini..
Medan, aku kembali..
Meski berat untukku teguh pada Azzam yang sejak lama terpatri untuk kembali kecangkangku..
Meninggalkan segudang kenangan bersama keluarga yang juga baru kutemui dan harus kutinggalkan kembali..
Tapi..
Benar kudapati..
Tak perlu kau merasa sedih berkepanjangan berpisah dengan saudara terdahulu..
Jadikan itu pengingat atas kuasa Allah yang menemukanmu dengan orang-orang hebat..
Karena dibumi yang lain, in shaa Allah telah disiapkanNya saudara yang akan mengisi hari-harimu..
Hanya perkara kau sudah menemukannya atau belum..
Laa Haula wa laa kuwwata illa billaah..
Entah bagaimana sinyalNya mempertemukanku satu-persatu dengan mereka..
Saudara yang kini kian ku cintai karena Rabbku..
Penuh sesak dada ini berisi cinta untuk mereka..
Bagaimana tidak, mereka yang tadinya tak kukenali..
Kini begitu sigap menggenggam tanganku untuk bangkit dan berjalan beriringan..
Tak cukup itu..
Peluh-lelah-letih fisik dan fikiran, menembus hujan, bahkan naik-turun-naik angkutan umum tak menyurutkan langkah mereka untuk melangkah bersamaku..
Yaa..
Mereka membuatku semakin yakin untuk terus berada disini..
Azzam itu kian tepat untukku..
Walau kecil dan tak semegah kota sebelumnya..
Kuyakini bahwa disini ku pun akan bahagia..
Bersama mereka..
MEDAN, I'M IN LOVE..
With you..
Aku..Aku..Lagi-lagi Aku..
Isnan Nisa Nasution..
Ini..
Isi hatiku untuk kalian, saudara/i terkasih di KLINIK NIKAH MEDAN..
Bahagianya mengukir cerita bersama kalian..
^____^,
Meluangkan detik-menit..
Menguji kembali piawai jemari jumpalitan diatas notebook kecilku ini..
Setelah lama, ternyata agak kaku juga..
Banyak kisah nak tercurah tumpah namun tertahan lelah..
Maafkan yaa..
^___^,
SEBARIS NAMA
Bismillah..
In The Name of ALLAH..
Biarkan aku sendiri..
Meluapkan apa yang kurasa..
Dalam untaian kata, senandung asa, hingga bait-bait doa yang melangit untukMu..
-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------
Assalamualaikum CINTA..!!!
Bagaimana kabarmu didalam sana.??
Masihkah tetap teguh tertutup rapat hingga kini.??
Masih tetap setia menunggu kehadiran "sebaris nama" yang dirahasiakanNYA.??
Kau tahu Cinta..??
Walau sejatinya kita selalu bersama dimanapun dan kapanpun..
Tapi selalu saja, bibir ini tersenyum renyah saat menyebutmu..
Bukan karena ada yang mengusikmu, Cinta..
Bukan pula karena kau yang mulai berubah dan tak kukenali..
Hhh.. entahlah..
Akupun heran..
Duhai Cinta..!!
Baik-baik didalam sana ya..
Tak perlu cemas dengan "sebaris nama" itu..
Bersabarlah terus menunggunya dalam ta'at..
Diapun sedang sibuk berbenah, sama sepertimu..
Cinta..!!
Jangan kau kecewa..
Ketika nanti "sebaris nama" yang hadir itu..
Tak rupawan seperti yang kau angankan..
Tak hartawan seperti yang ayah-bunda harapkan..
Tak bangsawan seperti tuntutan zaman..
Cukup satu, Cinta..!!
Pilihlah "sebaris nama" yang BAIK AKHLAQ-nya..
Yang mampu menundukkan kesemua dirinya dari gemerlapnya dunia..
Tunduk lisannya pada pembicaraan yang tak manfaat..
Tunduk pandangannya dari yang tak halal lagi merusak..
Tunduk akalnya dari fikiran yang bermaksiat..
Dan ketika "sebaris nama" itu tiba untuk menghalalkanmu baginya..
Aku akan mendukungmu penuh, Cinta.!!
Dengan yakin dan bahagia aku akan melepasmu..
Saat itu..
Kubiarkan Rabb dan semesta dengan sendirinya mengantarkan kau dan "sebaris nama" itu untuk..
Sehidup-Sesyurga Bersama..
^____^,
Aku.. Hanya Aku..
Isnan Nisa Nasution..
Senin, 18 April 2016 @Medan, kotaku yang lama kutinggalkan..
Kuceritakan ini dengan sesekali melirik si Cinta..
Masih disitukah..??
^_____^,
In The Name of ALLAH..
Biarkan aku sendiri..
Meluapkan apa yang kurasa..
Dalam untaian kata, senandung asa, hingga bait-bait doa yang melangit untukMu..
-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------
Assalamualaikum CINTA..!!!
Bagaimana kabarmu didalam sana.??
Masihkah tetap teguh tertutup rapat hingga kini.??
Masih tetap setia menunggu kehadiran "sebaris nama" yang dirahasiakanNYA.??
Kau tahu Cinta..??Walau sejatinya kita selalu bersama dimanapun dan kapanpun..
Tapi selalu saja, bibir ini tersenyum renyah saat menyebutmu..
Bukan karena ada yang mengusikmu, Cinta..
Bukan pula karena kau yang mulai berubah dan tak kukenali..
Hhh.. entahlah..
Akupun heran..
Duhai Cinta..!!
Baik-baik didalam sana ya..
Tak perlu cemas dengan "sebaris nama" itu..
Bersabarlah terus menunggunya dalam ta'at..
Diapun sedang sibuk berbenah, sama sepertimu..
Cinta..!!
Jangan kau kecewa..
Ketika nanti "sebaris nama" yang hadir itu..
Tak rupawan seperti yang kau angankan..
Tak hartawan seperti yang ayah-bunda harapkan..
Tak bangsawan seperti tuntutan zaman..
Cukup satu, Cinta..!!
Pilihlah "sebaris nama" yang BAIK AKHLAQ-nya..
Yang mampu menundukkan kesemua dirinya dari gemerlapnya dunia..
Tunduk lisannya pada pembicaraan yang tak manfaat..
Tunduk pandangannya dari yang tak halal lagi merusak..
Tunduk akalnya dari fikiran yang bermaksiat..
Aku akan mendukungmu penuh, Cinta.!!
Dengan yakin dan bahagia aku akan melepasmu..
Saat itu..
Kubiarkan Rabb dan semesta dengan sendirinya mengantarkan kau dan "sebaris nama" itu untuk..
Sehidup-Sesyurga Bersama..
^____^,
Aku.. Hanya Aku..
Isnan Nisa Nasution..
Senin, 18 April 2016 @Medan, kotaku yang lama kutinggalkan..
Kuceritakan ini dengan sesekali melirik si Cinta..
Masih disitukah..??
^_____^,
Langganan:
Komentar (Atom)