Senin, 04 Februari 2013

B for "Barokallah.."

Bismillah..
In The Name of Allah..



Nenek Nurhayati..
Beliaulah sosok wanita subhanallah berikutnya yang pernah kutemui selain ibundaku..
Sudah 3 tahun ini beliau merawat dan membesarkan ketiga cucunya yang Yatim Piatu..
Ibunda ketiga adikku ini meninggal tanpa sakit tiga tahun yang lalu..
Dan ayahanda mereka pun menyusul menghadap Sang Khaliq ditahun berikutnya..
Nenek lah yang mengambil alih fungsi ayah dan ibu sekaligus untuk ketiga malaikat" kecil ini..




Diaz Putra (Kelas 6 SD)
Diva Putri Septiani (Kelas 5 SD)
Kanaya (PAUD, 5 tahun)


Aku jadi teringat lirik lagu kesukaanku..
(*Nyanyi dikit yaa.. ^___^,")

Ku bahagia..
Kau telah terlahir didunia..
Dan kau ada, diantara milyaran manusia..
Dan ku bisa.. 
Dengan radarku.. 
Menemukanmu..


Buatku, lirik lagu ini ngena banget..
Kalaulah bukan karena Allah SWT, pasti sulit buatku bertemu dengan mereka..
Secara penduduk Indonesia jumlahnya skitar 250jt jiwa..
Hufftt..!!!
-___-"

Yaa, pekerjaanku saat ini memang bergelut pada aktivitas sosial keagamaan..
Salah satu program kerjanya adalah beasiswa untuk anak Yatim dan Dhuafa..
Dan dengan skenario-Nya, Allah menyampaikan langkah Nenek beserta cucu-cucunya kekantorku..
Berharap mereka bisa mendapat bantuan beasiswa pula..
Seperti beratus-ratus anak lainnya yang pun datang dengan tujuan yang sama..
Sayangnya, kantor belum bisa meng-approve mreka krn beberapa prosedur standar pemberian beasiswa yang tidak terpenuhi..

Bismillah..
Aku dan teman kantorku berinisiatif untuk menjadikan ketiga anak itu sebagai anak asuh kami..
Alamdulillah, semua proses pun berjalan dengan mudahnya..
Kami pun memulai memberikan bantuan ala kadarnya kepada keluarga kecil itu dengan transfer melalui  salah satu Bank..

Berjalan beberapa bulan..
Minggu, 3 Februari 2013 aku pun menyempatkan waktu untuk mengunjungi mereka..
Bersama adik asuhku Fitri, kami menuju Bogor menaiki Kereta..
Hampir 3 jam kami diperjalanan dan akhirnya kami pun sampai didepan gang rumah mereka..

Diva dan Kanaya sudah menungguku di ujung gang..
Melihat mereka tersenyum, asliii..!!!
Rasa capekku langsung.. hutftt..!!!
Terbang bersama tiupan angin syurga..
(*Kali ini aku bener" cius.. Mi ayam dehh..!!! ^___^,")

Memasuki rumah mereka yang hanya sepetak kecil..
Subhanallaahh, tiada unsur keangkuhan sama sekali disana..
Kesederhanaan kondisi dan kemampuan mereka memang tiada yang perlu untuk diangkuhkan..
And I Like That..

"Mari, masuk Non..!!"
(*Nenek memang selalu memanggilku dengan sebutan "non"..
Panggilan yang menurutku aneh..But, never mind-lah.. ^___^,")

Kebersamaan kami yang hanya kurang lebih 2 jam serasa sangat menyenangkan..
Seakan sudah lama ku menjadi bagian dari keluarga kecil mereka..
Diantara ceritaku bersama nenek, satu hal yang akan selalu ku ingat dari tutur beliau..


"Memberi makan dan materi untuk anak itu perkara mudah..
Tapi mendidik anak dengan akhlak yang baik, itu baru perlu kesabaran tinggi.."


Dan kalimat nenek itu menjadi jawaban atas heranku..
Heraku yang pertama..
Kukatakan tadi, bahwa ketika melihat mereka, asli rasa letihku hilang seketika..

Heranku yang kedua..
Bagaimana mungkin mereka yang masih kecil ini, namun tingkah dan tutur kata mereka begitu santun..
Tanpa komando Sang Nenek, mereka sudah tau akan tugas masing-masing..

Subhanallah..
Dengan sabarnya, Nenek mampu mendidik adik-adikku ini..
Sungguh mereka benar-benar titipan Allah yang menjadi penyenang hati..

QS. al-Furqan (25) : 74-76
Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.mereka kekal di dalamnya. Syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.


Rabbi..
Kembaliku terheran..

Dalam keterbatasan, Kau berikan kecukupan kepada mereka..
Bahkan didunia ini Kau membalas jerih sabar Nenek dengan martabat tinggi nan mulia..
Tak lantas beliau menengadah meminta-minta, disaat rupiah terasa tiada pernah kan cukupnya..
Tak lantas beliau terlantarkan anak-anak itu, disaat banyaknya anak-anak yang tak diinginkan..
Tak lantas beliau mengeksploitasi anak-anak itu, disaat banyaknya bocah berserakan mengamen dipinggir jalan..

Dengan daya seadanya..
Dan limpahan karunia kesehatan dari MU, cukup menjadi senjatanya untuk berbuat apapun sekedar untuk mengganjal perut ketiga malaikat kecil itu..
Beliau berjualan gorengan ke sekolah-sekolah..
Membuat makanan untuk dijual diwarung-warung..
Dan kesemuanya itu..
Cukup..

Rabbii..
Muliakanlah ia dibumi MU..
Berkahilah setiap peluhnya..
Rahmatilah pula ia dengan martabat yang tinggi hingga diakhirat MU kelak..
Allahumma amiin..


Kepulanganku..
Kucoba untuk sekali lagi melihat senyum mereka dgn membawa mereka menuju Supermarket..
Kupersilahkan mereka mengambil apapun jajanan yang mereka mau..
Dan hanya senyum haru ku ketika melihat sosok mereka yang clingak-clinguk bingung mau membeli apa..
(*Batinku..Mungkin mereka sangat jarang atau bahkan tidak pernah merasakan jajan ditempat sperti ini..)

Beranjak ku menaiki angkutan umum..
Diva menyalamiku dan berkata halus tulus dengan tuturnya yang masih santun seperti biasa..
Diva : "Kaka..main lagi kerumah yaa.." 
Aku : "Iyaa, insyaAllah, Assalamualaikum Diva sayang.."  
(*Ohh..God..!!! Hatiku lumer.. T___T," )




By;
Isnan Nisa Nasution
*Kutulis ini dengan seluruh rinduku pada kalian, keluarga baruku..
Mottoku untuk selalu pulang dari manapun tanpa tangan hampa kembali kuraih..
Ku pulang dengan oleh-oleh bahagia yang membuat plong dihati..
Serta peyek dan kue yang buaaanyak..!!!
Oleh" yg sederhana aja kok..
Tapi yang membuatnya istimewa..
Makanan sederhana itu, asli buatan tangan PENGHUNI SYURGA..
Yang dibuat dengan sepenuh Cinta..
Untukku..
Yaa, untukku..

Barokallah Nenekku sayang..
Uhibbukifillah..
^___^,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar