Minggu, 12 Oktober 2014

Pengakuan berbuah PD

Bismillah..
In The Name of Allah..

Menegaskan hal yang mungkin sudah kalian tau..
"Aku, Isnan Nisa Nasution.."

Sebenarnya sudah sejak lama gandrungku dalam merangkai kata dalam bentuk tulisan..
Yaa, kau tahulah bahwa mood itu datang silih berganti..
Layaknya keimanan yang kadang naik dan turun..
Sehingga kalau dikatakan aku "Produktif dalam menulis", jujur aku masih jauh dari itu..


Menulis layaknya sebuah rutinitas yang kapan ku benar-benar dalam mood yang baik baru aku akan berlama-lama dengan laptop pink kecil kesayanganku ini..

Sekali waktu aku mengikuti pelatihan menulis oleh editor sebuah majalah bergenre Islam..
Dan dalam acara itu, kami peserta pelatihan diminta untuk menuliskan tulisan yang menarik..
Pembicara mengatakan "Buat tulisan yang jika tulisan itu dibaca oleh seorang editor majalah, maka tulisan kalian akan memenuhi syarat untuk diterbitkan.."
Kami diberi waktu 15 menit untuk menulis apapun itu..
Dan entah apa yang bagus dalam tulisanku sehingga tulisanku terpilih menjadi tulisan terbaik saat itu..

Dari penghargaan itu aku pun termotivasi untuk semangat menulis..

Beberapa kali aku menulai menulis apa yang kurasa menarik..
Bahkan kalau dibilang, aku memulai menulis ibarat menulis diary saja dulu..
Tak peduli apa kata orang tentang tulisanku yang masih cakar ayam..
Toh ini adalah tulisan iseng, fikirku..

Beberapa waktu terakhir ini aku bukannya ingin menulis..
Tapi beberapa teman membahas tentang hal-hal yang entah mengapa kutanggapi dengan serius melalui rangkaian kata tak biasa..
Seperti hari ini, pagi-pagi aku  mendapati sahabatku yang mengucapkan kata-kata perpisahan karena harus kembali kekampung halamannya untuk mempersiapkan pernikahannya seminggu kedepan..

Dan untuk sahabatku itu, akupun menulis seperti ini..

Subhanalloh..
Senang sekali mendapat kabar bahagia dari saudara seiman yang akan menggenapkan setengan dhinnya..
Terbayang betapa dulu Rasulullah saw pun sangat bahagia dan senang dengan adanya pernikahan..
Dibenak beliau dari pernikahan pasangan yang sholih maka akan menambah jumlah ummat yang akan menegakkan kalimatulloh..
Ana pun berbahagia atas kabar gembira dari antum..

Mungkin sedikit masukan dari ana, semoga berkenan..
Calon istri antum adalah wanita sepertihalnya kami..

Semua wanita selalu ingin dihormati..
Maka nantinya libatkan istrimu dalam setiap keputusan besar dalam keluarga..

Semua wanita selalu ingin disayang..
Maka nantinya perhatikan hal-hal kecil yang membuat hatinya bahagia bersamamu..

Semua wanita ingin menjadi istri yang sholiha untuk suaminya..
Maka ajarkan ia dengan akhlaqmu yang baik, karena perlakuanmu yang tulus dari hati akan lebih cepat menyentuh hatinya..

Semua wanita ingin menjadi ibu, dan nantinya mungkin akan berubah bentuk fisiknya karena melahirkan buah hatimu..
Maka perlakukan ia laksana secantik bidadari karena ia berjuang melawan maut memperjuangkan benih cintamu..

Wallohua'lam akhi..
Semoga sebuah kalimat suci yang akan antum ucapkan disaat akad nanti akan mengguncang Arsy-Nya dan saat itu antum mengingat dan mendoakan kami semua yang juga menanti saat-saat untuk duduk ditempat yang sama sepertimu..

Salam ukhuwah dari saudarimu..
Isnan Nisa Nasution
^___^,


Yaa, itulah "celotehanku" yang ditanggapi positif pula oleh teman-teman yang lain..
Sehingga benar saja salah satu syarat berdirinya negara adalah "Adanya pengakuan dari beberapa negara lain", kini lebih kufahami..
Karena dengan Pengakuan, maka kepercayaan diri kita akan bertambah dan bertambah..
"Pengakuan" yang kumaksud bukan semata dari "Manusia"..
Namun ketika Rabb yang memberikan kelebihan apapun pada diri mu sehingga kau dapat menggunakan kelebihan tersebut dalam koridor keta'atan, maka Rabbmu akan memberikan "Pengakuan" berupa meninggikan derajatmu beberapa kali karna kau mensyukurinya dalam ta'at..

“ (Niscaya) Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. ( QS : Al Mujadilah : 11)



Yaa, smoga menjadi cambuk untukku dan antum sekalian suatu saat menulis buku, insyaAllah..

Wallahua'lam bissowab..



Lagi-lagi AKU
"Isnan Nisa NASUTION"
Jakarta, Senin 13 Oktober 2014
Celotehan ringan disela packing akan kembali ke kota itu, Malang..
^___^,


3 komentar:

  1. subhanallah...
    terpukau membaca setiap kalimat yg terangkai begitu indah
    goodjob y ncak...
    ^____-V

    BalasHapus
  2. Jazakillah ukh Hana dan ukh Qumaira..
    Smoga kita mampu meneruskan dakwah melalui goresan tinta ukh..
    InsyaAllah, Amiinn Yaa Rabbanaa..
    ^___^,

    BalasHapus