Rabu, 01 Mei 2013

So Soon..

In The Name of Allah..




Every time I close my eyes I see you in front of me 
I still can hear your voice calling out my name 
And I remember all the stories you told me
I miss the time you were around (x2) 
But I'm so grateful for every moment I spent with you 
'Cause I know life won't last forever


Chorus: 

You went so soon, so soonYou left so soon, so soon 
I have to move on 'cause I know it's been too long 
I've got to stop the tears, keep my faith and be strong
 I'll try to take it all, even though it’s so hard
 I see you in my dreams but when I wake up you are gone 
Gone so soon


Night and day, I still feel you are close to me 
And I remember you in every prayer that I make Every single day may you be shaded by His mercy 
But life is not the same, and it will never be the same
 But I'm so thankful for every memory I shared with you 
'Cause I know this life is not forever




CHORUS
There were days when I had no strength to go on
 I felt so weak and I just couldn't help asking: “Why?” 
But I got through all the pain when I truly accepted 
That to God we all belong, and to Him we'll return, ooh..






#Love it much..
^______^,"

Rewrite by;
Isnan Nisa Nasution..
@ Home sweet home in Medan, Sumatera Utara, Indonesia..
4.25 AM

 

Kamis, 14 Maret 2013

C for "Covered.."

Bismillah..
In The Name of Allah..



One night I'm chatting with my new friend in Hongkong..
It's nice, cause Application that I use.. I could create my own avatar that shown looks like my self .. We can chatting with another person face to fece as avatar.. feels like its the real talk..
We share a lot of topic..
But this conversation amused me..

Monica   : How old are you Madam.??
(# I told my self  "why is she called me "Madam.??" -___-")
I              : I'm 23, and how 'bout you Sist.?
Monica   : Ooo God, Why you dressed like that Nisaaa..What kind of style.??
                  I thought that you already 50 or 60..
                  I'm 58 and I create my avatar younger than my age, looks sexy..
                 Then I got a lot of friends..
I               : Yaa Madam, I'm a Muslim.. Muslim women observe HIJAB (covering the head and the body) because Allah has told us to do so.......


Ukhti sholiha..
"Muslim women with HIJAB is a must..!!"
It's not telling by me at all..
The Quran clearly told us that it really is..


"O Prophet, tell your wives and daughters and the believing women to draw their outer garments around them (when they go out or are among men). That is better in order that they may be known (to be Muslims) and not annoyed..." (Qur'an 33:59)



"So, why do Muslim women have to cover their heads ?"
This question is one which is asked by Muslim and non-Muslim. As I sayed above, ukhti..
For many women it is the truest test of being a Muslim.
Its our identity as a Muslim..

Anyone who sees her will know that she is a Muslim..
With Hijab we would keeping our attitude, InsyaAllah..
In the other side, Muslim women who covered would be more respected and far away from distractions.
For the health, we know that Hijab would be protects the body from the UV so that we will be spared from skin cancer.
Many more the advantages will we got by using the Hijab.

Ohh yaa..

Sometimes a couple of friends beside me thought that every women who use Hijab - as I am, is a person who really know Islam perfectly..
It doesn't matter for me if I deems like that..
Yaa, just take the positive impact..
With using the Hijab,  want it or not..  we have to understand Islam better than before..
That's why sometimes we feels like thirsty for Islamic knowledge..
The history of Islam, Arabic language, Tahsin, etc.. We need to learn more and more..
And the end of this part..
The Sunnatullah would be work..
Naturally, we will be formed into a better Muslim Woman..
InsyaAllah..
Wonderful inside and outside..
Want you.??
^___^,


How perfect is Islam..
Everything sayed in Qur'an and Hadits, with perfectly detail..
Not to complicate, but for guide us to the "sirothol mustaqiim" the straight path..
InsyaAllah..


Covered by Hijab for me is shown that "How I really respect on my own."

Wallahua'lam bissowab..


Created by;
Isnan Nisa Nasution
Jakarta, March 14th
I wrote this with all my prayer..
"Yaa Rabbii..Always remaind me & all of the Muslim Woman in This world to Istiqomah with this Hijab.."
Allahumma amiinn..
^___^,

Jumat, 08 Februari 2013

Entahlah..

Bismillah..
In The Name of Allah..

Pertamanya senyum-senyum sendiri..
Tertawa..
Dan meledak..

Buuummmm...!!!

*Legaa.. ^___^,"
Alhamdulillaaaah..!!!


Terkadang tak semua hal harus kau ketahui..

Tapi ketika tak disangka, ku terlanjur tauu..
Dan itu membuat aku menertawakan ke"lempeng"an fikir ku..
How Innocent I am..

Ada apa denganku..???
Ahh..!!!
Entahlah..!!!
Bahkan untuk menjelaskannya pun aku bingung..


Ahahaahaaa..
Uuuppss..!!!
By ;
Isnan Nisa Nasution
*Hanya sedang ingin tertawa dan berceracau saja..
Do you mind.?? 
Ahahaahaaa...
^___^,"

Senin, 04 Februari 2013

B for "Barokallah.."

Bismillah..
In The Name of Allah..



Nenek Nurhayati..
Beliaulah sosok wanita subhanallah berikutnya yang pernah kutemui selain ibundaku..
Sudah 3 tahun ini beliau merawat dan membesarkan ketiga cucunya yang Yatim Piatu..
Ibunda ketiga adikku ini meninggal tanpa sakit tiga tahun yang lalu..
Dan ayahanda mereka pun menyusul menghadap Sang Khaliq ditahun berikutnya..
Nenek lah yang mengambil alih fungsi ayah dan ibu sekaligus untuk ketiga malaikat" kecil ini..




Diaz Putra (Kelas 6 SD)
Diva Putri Septiani (Kelas 5 SD)
Kanaya (PAUD, 5 tahun)


Aku jadi teringat lirik lagu kesukaanku..
(*Nyanyi dikit yaa.. ^___^,")

Ku bahagia..
Kau telah terlahir didunia..
Dan kau ada, diantara milyaran manusia..
Dan ku bisa.. 
Dengan radarku.. 
Menemukanmu..


Buatku, lirik lagu ini ngena banget..
Kalaulah bukan karena Allah SWT, pasti sulit buatku bertemu dengan mereka..
Secara penduduk Indonesia jumlahnya skitar 250jt jiwa..
Hufftt..!!!
-___-"

Yaa, pekerjaanku saat ini memang bergelut pada aktivitas sosial keagamaan..
Salah satu program kerjanya adalah beasiswa untuk anak Yatim dan Dhuafa..
Dan dengan skenario-Nya, Allah menyampaikan langkah Nenek beserta cucu-cucunya kekantorku..
Berharap mereka bisa mendapat bantuan beasiswa pula..
Seperti beratus-ratus anak lainnya yang pun datang dengan tujuan yang sama..
Sayangnya, kantor belum bisa meng-approve mreka krn beberapa prosedur standar pemberian beasiswa yang tidak terpenuhi..

Bismillah..
Aku dan teman kantorku berinisiatif untuk menjadikan ketiga anak itu sebagai anak asuh kami..
Alamdulillah, semua proses pun berjalan dengan mudahnya..
Kami pun memulai memberikan bantuan ala kadarnya kepada keluarga kecil itu dengan transfer melalui  salah satu Bank..

Berjalan beberapa bulan..
Minggu, 3 Februari 2013 aku pun menyempatkan waktu untuk mengunjungi mereka..
Bersama adik asuhku Fitri, kami menuju Bogor menaiki Kereta..
Hampir 3 jam kami diperjalanan dan akhirnya kami pun sampai didepan gang rumah mereka..

Diva dan Kanaya sudah menungguku di ujung gang..
Melihat mereka tersenyum, asliii..!!!
Rasa capekku langsung.. hutftt..!!!
Terbang bersama tiupan angin syurga..
(*Kali ini aku bener" cius.. Mi ayam dehh..!!! ^___^,")

Memasuki rumah mereka yang hanya sepetak kecil..
Subhanallaahh, tiada unsur keangkuhan sama sekali disana..
Kesederhanaan kondisi dan kemampuan mereka memang tiada yang perlu untuk diangkuhkan..
And I Like That..

"Mari, masuk Non..!!"
(*Nenek memang selalu memanggilku dengan sebutan "non"..
Panggilan yang menurutku aneh..But, never mind-lah.. ^___^,")

Kebersamaan kami yang hanya kurang lebih 2 jam serasa sangat menyenangkan..
Seakan sudah lama ku menjadi bagian dari keluarga kecil mereka..
Diantara ceritaku bersama nenek, satu hal yang akan selalu ku ingat dari tutur beliau..


"Memberi makan dan materi untuk anak itu perkara mudah..
Tapi mendidik anak dengan akhlak yang baik, itu baru perlu kesabaran tinggi.."


Dan kalimat nenek itu menjadi jawaban atas heranku..
Heraku yang pertama..
Kukatakan tadi, bahwa ketika melihat mereka, asli rasa letihku hilang seketika..

Heranku yang kedua..
Bagaimana mungkin mereka yang masih kecil ini, namun tingkah dan tutur kata mereka begitu santun..
Tanpa komando Sang Nenek, mereka sudah tau akan tugas masing-masing..

Subhanallah..
Dengan sabarnya, Nenek mampu mendidik adik-adikku ini..
Sungguh mereka benar-benar titipan Allah yang menjadi penyenang hati..

QS. al-Furqan (25) : 74-76
Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.mereka kekal di dalamnya. Syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.


Rabbi..
Kembaliku terheran..

Dalam keterbatasan, Kau berikan kecukupan kepada mereka..
Bahkan didunia ini Kau membalas jerih sabar Nenek dengan martabat tinggi nan mulia..
Tak lantas beliau menengadah meminta-minta, disaat rupiah terasa tiada pernah kan cukupnya..
Tak lantas beliau terlantarkan anak-anak itu, disaat banyaknya anak-anak yang tak diinginkan..
Tak lantas beliau mengeksploitasi anak-anak itu, disaat banyaknya bocah berserakan mengamen dipinggir jalan..

Dengan daya seadanya..
Dan limpahan karunia kesehatan dari MU, cukup menjadi senjatanya untuk berbuat apapun sekedar untuk mengganjal perut ketiga malaikat kecil itu..
Beliau berjualan gorengan ke sekolah-sekolah..
Membuat makanan untuk dijual diwarung-warung..
Dan kesemuanya itu..
Cukup..

Rabbii..
Muliakanlah ia dibumi MU..
Berkahilah setiap peluhnya..
Rahmatilah pula ia dengan martabat yang tinggi hingga diakhirat MU kelak..
Allahumma amiin..


Kepulanganku..
Kucoba untuk sekali lagi melihat senyum mereka dgn membawa mereka menuju Supermarket..
Kupersilahkan mereka mengambil apapun jajanan yang mereka mau..
Dan hanya senyum haru ku ketika melihat sosok mereka yang clingak-clinguk bingung mau membeli apa..
(*Batinku..Mungkin mereka sangat jarang atau bahkan tidak pernah merasakan jajan ditempat sperti ini..)

Beranjak ku menaiki angkutan umum..
Diva menyalamiku dan berkata halus tulus dengan tuturnya yang masih santun seperti biasa..
Diva : "Kaka..main lagi kerumah yaa.." 
Aku : "Iyaa, insyaAllah, Assalamualaikum Diva sayang.."  
(*Ohh..God..!!! Hatiku lumer.. T___T," )




By;
Isnan Nisa Nasution
*Kutulis ini dengan seluruh rinduku pada kalian, keluarga baruku..
Mottoku untuk selalu pulang dari manapun tanpa tangan hampa kembali kuraih..
Ku pulang dengan oleh-oleh bahagia yang membuat plong dihati..
Serta peyek dan kue yang buaaanyak..!!!
Oleh" yg sederhana aja kok..
Tapi yang membuatnya istimewa..
Makanan sederhana itu, asli buatan tangan PENGHUNI SYURGA..
Yang dibuat dengan sepenuh Cinta..
Untukku..
Yaa, untukku..

Barokallah Nenekku sayang..
Uhibbukifillah..
^___^,

Kamis, 31 Januari 2013

Muhasabah di Januari..

Bismillah..
In The Name of ALLAH..




31 Januari 2013..
MasyaAllah..
Berakhir sudah bulan ini..
Dan usia ku di Bumi MU pun semakin berkurang yaa Rabb..

Dalam simpuh ku berbisik padaMU..
Memohon ampun atas khilaf yang tali-temali mengikat diri..
Memohon maaf atas banjiran dosa yang mengalir menganak sungai..
Memohon taubat atas kehausan nikmat dunia yang kian mengeringkan sukma..




Dalam sujud..

Malu ku menghadapMU yaa Rabbii..
Dan senandung merdu detik yg ku habiskan..
Apa yang kan ku jawab tentang bagaimana..
Sholatku..??
Tilawahku..??
Hafalanku..??
Murojaahku..??
Qiyamul Lailku..??
Shoum Sunnahku..??
Shodaqohku..??
Dan kewajiban-kewajibanku lainnya..??

Demi Dzat Yang Menggenggap jiwa ini..
Berkahilah setiap langkah kaki..
Tuntunlah jiwa agar tiada berkepanjangan didalam bui..
Limpahkan cahayaMu Yaa Haadii..


ALLAAHUMMAJ’AL FII QOLBII NUURO..
WA FII LISAANII NUURO..
WAJ’AL FII SAM’II NUURO..
WAJ’AL FII BASHORII NUURO..
WAJ’AL FII KHOLFII NUURO..
WA MIN AMAAMII NUURO..
WAJ’AL MIN FAUQII NUURO..
WA MIN TAHTII NUURO..
ALLAAHUMMA A’THINII NUURO..


Wahai Tuhanku..
Jadikanlah pada jiwaku cahaya..
Dan pada lidahku cahaya..
Dan pada pendengaranku cahaya..
Dan pada penglihatanku cahaya..
Dan jadikanlah di belakangku cahaya..
Dan di mukaku cahaya..
Dan jadikanlah di atasku cahaya..
Dan di bawahku cahaya..
Wahai Tuhanku berikanlah kepadaku cahaya..
(HR. Muslim)



By;
Isnan Nisa Nasution
Bisikan doaku.. Dalam butiran tasbih..
Kupanjatkan pintaku padaMu Maha Cinta..

Selasa, 22 Januari 2013

A... for Ayahanda..


Yaa Rabbiii...
Hanya sekali dia berucap..
Namun mengapa..
Setiap kalimatnya mampu menundukkan egoku yang tinggi, dengan merendahnya..
Setiap kalimatnya mampu melenyapkan cemasku yang sangat, dengan ketenangannya..
Setiap kalimatnya mampu meredakan emosiku yang meluap-luap, dengan senyumnya..


Hai kawan..!!!
Menurutku, "Bahagia dan Sedih itu sepaket.."
Entah Kau pernah merasakan yang kurasa ini ataukah tidak..
"Perasaan bahagia dan sedih itu datang disaat yang bersamaan..
Dan saat itu, hanya berkhalwat dengan Allah-lah yang membuatmu tenang.."

Ini yang kurasakan pagi tadi..
Bahagia karena hari ini masih ku dapat mendengar suara itu..
Namun sedih karena suara itu tak lagi segagah jagoanku yang dulu..
Setiap kalimatnya yang serak dan lemah, mengiris-iris hatiku..
Membuat ku tak mampu menahan bulir-bulir itu kembali tumpah ruah..


Yaa, kuceritakan sedikit tentangnya..
Ayahandaku itu..
Biasa ku panggil "PAPA"..

Dialah PAPA TERHEBAT yang dikaruniakan Allah sebagai imam dikeluarga kami..
Setiap kali waktu sholat datang, beliau mengumandangkan Adzan sampai terdengar kepelosok ujung belahan gubuk kami yg kecil..
*Go to the "LE" to the "BAY".. LEBAY..!!! ^___^,"

Mendengarnya, apapun yang kulakukan langsung kutinggalkan..
Berwudhu dan berlari menuju barisan dibelakangnya..
(kadangku mengomel "Papa panggil-panggil donk kalo mau sholat.. Kan Icak bisa siap-siap Paa.."
Enteng bliau menjawab "Kan Papa udah sengaja Adzan kuat-kuat..",
Ku pun hanya tersenyum mesem.. ^___^," )
Begitulah beliau mendidik kami, sehingga ibadah tidak lagi sesuatu yang perlu di dikte..
InsyaAllah..

Dialah PAPA TERSABAR yang demi menjemput rezeki Allah, beliau mampu bertahan terpisah dari anak-istri..
Semenjak sebelum menikah dengan Mama, beliau sudah bekerja sebagai Pegawai Pemerintahan di Sibolga-kota kecil di ujung Sumatera Utara..
Dari Kota Medan, kita harus melewati 10 jam perjalanan menujunya..
What a hard track..!!!
Inilah jalan hasil juang para pemuda Indonesia dijaman kerja paksa Rodi dan Romusha..
Pemandangannya indah memang, tapi sepanjang jalan yang dilalui..
Kiri gunung dan kanan jurang..
Jalan berbelok tajam setiap 5 meter dengan lebar yang sangat pas-pasan untuk 2 mobil berukuran sedang..
Intinya, setiap kepulangannya menuju Medan, khawatir membuat ku hampir selalu terjaga menunggu kedatangannya..
Dan dia, papa super hebat ku itu, telah 27 tahun 5 bulan menjalaninya..
Dengan sabarnya..


Dialah PAPA TERLEMBUT, yang selalu luluh hatinya ketika tau aku selalu mengirit pengeluaranku ketika zaman kuliah dulu..
Kalimatnya yang selalu membuatku terenyuh ketika mengingatnya..
"Jangan karena ngirit Icak jadi makan nasi basi loo.."
(* Yaa, walaupun ngiritku ga sampe segitunyaa papakuu sayaaangg.. ^___^,")
Masa-masa berjauhan saat ini yang membuat ku semakin menyayanginya..
Benarlah bahwa "Kau hanya akan merasakan kehilangan jika seseorang itu tiada disisimu.."
(*Dan semakin kuatlah niatku untuk kembali kesana, bersama dengannya..menjaganya..memberikannya cucu yang lucu" nan sholeh-sholeha.. InsyaAllah.. Amiinn.. ^___^,")

Dialah PAPA TERBAIK, yang tiada pernah sekalipun ia mendidik kami dengan bahasa dan perilaku kasar..
That's why, I took him as a number One place in my heart..
You Are My EVERLASTING LOVE,..


Sungguh renta nya orangtua..
Adalah saat dimana Kita sangat berpotensi menjadi anak yang SHOLEH ataupun DURHAKA.. 
Yaa, pilihlah hai kawan..!!!
Aku pun memilih..



Dan mendengar senandung ini..

Seakan ayahandaku itu.. Menyanyikannya untukku..
I will always be.. "Your Little Girl.."





Wallahua'lam bissowab..


Keterangan ;
*Icak = panggilan kecil ku dirumah..
(apa deehh.. gag penting yaa.. ^__^,")   

By;
Isnan Nisa Nasution
Selasa, 22 Januari 2013 @ Kosanku Istanaku..
*Kutulis tentangmu Ayahandaku tersayang..
Langit dan bumi menjadi saksi bahwa begitu besar kasihmu pada kami keluargamu..
Selamanya.. Yaa, selamanya hanya kau Laki-laki terhebat dalam hidupku..
Bahkan suamiku kelak pun tak akan menggantikan posisimu dihatiku..
Uhibbuka fillah yaa buyaa..
-Your Little Girl-


^___^,

Selasa, 15 Januari 2013

Membersamai Malam..

Bismillah..
In The Name of Allah..

Malam itu entah apa yang mendorong kaki ini untuk melangkah menuju lantai dua kosanku..
Tak terjelaskan mengapa kaki ini terus menaiki tangga setapak-demi setapak..
Ku terhenti pada kaki tangga teratas, dan terduduk..
Melirik Sang Langit yang kian sunyi..

Tanpa perintah tanganku membunyikan musik di ponsel..
Yang kupilih adalah musik yang sekarang sedang kusenangi..
Piano Acoustic "Oppa Nappa (SNSD)" by Insan Putranda..



Membersamai malam..
Dibawah Kubahnya yg Maha..
Namun tiada ku tampak kerlipnya..
Kemanakah.??
^__^,


By;
Isnan Nisa Nasution
Dalam sejuknya hembusan angin malam, ku tak menemukannya.. -__-"

Senin, 14 Januari 2013

PanCa.. ^___^,

Bismillah..
In The Name of Allah..


Maafkan aku..
Setelah beberapa bulan kebersamaan kita..
Jatuh dan bangun bersama..
Sakit dan terluka..
Panas - Hujan..

Maafkan aku..
Setelah beberapa bulan kebersamaan kita..
Jarang skali ku memperhatikanmu.. Bagaimana keadaanmu.?? Sehatkah.??
Padahal kau selalu setia menemani, kemanapun langkah ini tertuju.. Kau ada..
Kau menemaniku meroja'ah sepanjang kebersamaan kita..
Kita lewati setiap tempat dengan dzikir menghias bibir..
Terkadang kau tersenyum mendengar nyanyianku yang.. hmm, tak seberapa indahnya..
Padamu tumpah ruah gundah hati tercurah..

Maafkan aku..
Setelah beberapa bulan kebersamaan kita..
Kau hujaniku dengan cinta, namun tak banyak yang bisa kulakukan untukmu..
Smoga berdua menjadikan kita smakin dan smakin kuat menapaki bumi ALLAH ini..
Duhai Pangeran hati..
Yaa, kali ini aku mengakui.. Takkan ku mengelak lagi..
Duhai kekasihku..KU MENCINTAIMU KARNA ALLAH..
PanCa.. Pangeran nCa..
 ^___^,




By :
Isnan Nisa Nasution
Senin, 14 Januari 2013 @ Kostan ku Istanaku..
Kutuliskan ini sambil mengingat setiap moment kebersamaan kita..
Smoga Allah slalu menuntun kita menuju tempat" yg penuh dgn keberkahanNYA, duhai Engkau pangeranku..
^___^,

Kamis, 10 Januari 2013

Berani Mengubah..!!!




Bismillah..
In The Name of Allah..


It's the show time..!!!

MC memanggilku naik kepanggung untuk menempati posisiku..
Dan berikutnya akulah Sang Pemegang Kendali Acara..

Kamis 10 Januari 2013..
Aku ditugaskan sebagai Moderator acara Bedah Buku yang dilaksanakan oleh sebuah organisasi kampus di daerah Kuningan..
Buku yang akan diulas berjudul "Berani Mengubah" oleh Pandji Pragiwaksono..
Ku awali dengan..
Bismillah..

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Musa berkata; Ya Rabbku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” 
(QS. Thoha: 25-28)

Dan semuanya..
Mengalir, berjalan dengan mudahnya..
Alhamdulillah..

Hari ini akupun belajar dari sosok beliau..
Sejauh mana kita yang ngakunya generasi penerus bangsa ini bisa berbuat..
Yaa berbuat, berbuat apapun..untuk bangsamu..
Hanya tinggal pilih..
MAUKAH.???

Sudah dikatakan oleh Bung Karno sejak dulu..

“Berikan Aku 10 orang pemuda yang membara cintanya kepada Tanah Air, dan Aku akan MENGGUNCANG DUNIA”

Kita hanya butuh OPTIMIS bahwa bangsa kita akan BANGKIT..
Hanya 10 Pemuda haii Kawan..!!!
10 Pemuda saja dari sekitar 257 juta jiwa rakyat di Tanah Air ini..

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” 
(QS. Ar-Ra'd :11)

Bermimpilah..!!!
Susun rencana strategis untuk mewujudkannya..
Dengan mimpimu.. maka bekerjalah, hasilkan karya..
SETIAP HARI..LANJUTKAN.. DAN JANGAN BERHENTI..!!!
Apapun bidangmu, tekunilah..
Ubahlah, dan buat nama Bangsa ini harumnya MENDUNIA dengan tanganmu..
Karena aku.. 
BERANI MENGUBAH..!!!






By : 


Isnan Nisa Nasution
@ Wisma Bakrie 1 Lt. 2
Kutulis ini dengan Cinta yang membara pada Tanah Airku..!!!  
I'M INDONESIAN & I'M PROUD..!!! ^___^,d







Selasa, 08 Januari 2013

Jika Imanku Sebatas Uang Kertas


Bismillah..
In The Name of Allah..

Selasa pagi, 8 Januari 2013 kuawali dengan masak nasi goreng kesukaanku..
Kalo kata Mba Riyani - teman sekantorku, "Kamu niat banget buat nasi gorengnya dekk, kompliiitt.!!"
Jawaban singkatku "Biar semangat makannya mbaakk..!!" (*sambil nyodorin tempat makanku-menawarkan..)
Yaa, dikantorku ini memang kami membiasakan makan bersama, dan biasanya kalo ada makanan apapun, sekejap mata langsung.. Amblaass..!!! Raiiibb..!!! karena semuanya, tanpa terkecuali adalah PREDATOR..!! Oke..oke.. So do I..!!!  ^___^,"

Panjang deyh kalo mau ngomongin segudang kebiasaan dikantor mahh.. 
Udah dibilang "Segudang", masih sanggup dengernyaa.?? *__*,"

Kembali ke agenda awal pagi ku itu..
Sambil masak, sambil sharing dengan Mbak Khusnul-teman senior dikosan..
Yaa, masih tentang adik asuhku-Fitri..
Akhir" ini memang fokusku masih tertuju padanya, amanah baruku ini harus benar" kujaga..
Dan beberapa pertimbangan dari hasil sharing itu memantapkan hatiku yang tadinya ragu untuk menerima pekerjaan yang ditawarkan oleh ibu kosan - Tante Ratu, kepada Fitri untuk bekerja ditoko Bahan Material dan Bangunan.
Jaraknya memang dekat, hanya sekitar 50 meter dengan berjalan kaki dari kosan..
Baru berbilang hari Fitri menemaniku dikosan dan tawaran kerja itu datang padanya disaat yang sangat tepat.
Sejenak terdiam dan teringat ku ayat-ayat Cinta-NYA..

”Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”
(QS. ath-Thalaaq : 2–3)

Selesai berbenah aku pun BBM atasanku, meminta izin untuk datang sedikit terlambat pagi ini.
Tak lama, "Oke silahkan" jawab atasanku. Alhamdulillah..
Segera ku mengantar Fitri ke Toko tsb ditemani oleh Bapak Kosan-Om Perry. 
(*Teringatku nama sejenis kapal setiap menyebut namanya, Sorry Omm..!!!  ^___^,")

Sesampai disana, aku langsung deal"-an dengan Ci Mina, wanita keturunan Cina paruh baya pemilik toko.
Kesepakatan dimulai dari jam kerja Fitri yang Full Monday to Sunday, Seven to Five..
Untuk sallary, bliau memberi kesempatan untuk aku yang mengajukan..
Dengan pertimbangan baru mulai belajar, aku mengajukan sejumlah nominal yang menurutku layak, 
dan Ci Mina langsung Oke.. Alhamdulillah..
Bahkan Ci Mina memberikan kemudahan dengan gaji dapat diambil per minggu, atau per bulan, terserah sj..
Dan kesepakatan pun selesai..
Itu anggapanku, jangan senang dulu..!!!

"Tapi saya minta satu hal.. Tolong kerudungnya Fitri dilepas selama kerja disini.."
Tambah Ci Mina, setelah smua kesepakatan ku sangka usai.

"Degg..!!!" 
Jantungku ngilu..!!! Nafasku tercekat mendadak..!!!
Memang hal ini yang menyebabkan keraguanku dari awal..
Dengan nampak nyata lemas ku, ku berbalik kearah Om Perry dan mengatakan bahwa aku tak setuju dengan pekerjaan ini jika harus melepas identitas adikku dan bahkan identitasku pula sebagai seorang muslimah..

Ci Mina mendatangiku dan menambahkan kalimatnya yang smakin menambah.. eerrgghh..!!! -___-"
"Saya ingin toko saya terlihat netral.
Dan kalo ada yg mau gangguin Fitri, saya bisa bilang kalo Fitri ini saudara saya.
Jadi ga ada yang berani ganggu dia.
Kalo Fitri pake kerudung, kan saya ga bisa bilang orang kalau dia saudara saya.
Ketahuan saya bohong nantinya.."

Heiii, ga ada alesan lain yaa.??
Mau Fitri pake kerudung atau nggak, tohh tetep bakalan ketahuan bohong kann.??
Jelas" warna kulit beda, white n brown gitu..
Dari Monas juga keliatan bedanyaa..!!!
Macam mana pulak ceritanya mau ngaku" sodara.?? ( *dengan logat BATAK niyh bacanya yakk..!!!)
Lagi juga emangnya lupa yaa ada Yang Maha Tauuu.?? Yang gag mempan juga kalo dibohongin mahh..!!!
Gini niyh tanda" KIAMAT SUDAH DEKAT, bahkan untuk berbohong pun masih harus diajarin..
(*Lohh..??? Yang nulis niyh juga sembari streess..!!! )
Ahahaahaaa..
Ketawa dulu yukk..
Seriuss banget dari tadiii..!!!
^____^,

Menarik nafas rada berat dan hati yg terus beristighfar..
"Maaf bu, kalo memang harus melepas kerudung, saya tidak mengizinkan.
Karena saya dalam proses mendidik adik saya ini dalam hal agamanya.
Menurut saya, kalo ibu mau melarang siapapun mengganggu adik saya, yaa tinggal ibu larang saja. Kerudung bukan halangan untuk dia bisa maksimal bekerja ditempat ibu.
Kalau memang berkenan, adik saya bisa langsung mulai kerja hari ini juga, namun kalau memang tidak berkenan, mohon maaf bu."

Untungnya semakin hari aku semakin terlatih untuk menahan intonasiku..
Dalam dua nafas, kalimat panjangku itu selesai terucap..
Speed yang nyaris "fast" dan tegas sengaja ku tekankan..

Yaa kawan, tak mudah mempertahankan selembar kain ini..
Hanya selembar kain memang, namun inilah IDENTITASKU sebagai seorang Muslimah..
Terserah mereka bilang apa tentang ke-Islamanku yang masih seujung kuku..
Namun inilah caraku mempertahankannya..
Yakin ku pada Sang Pemenuh Janji..

"Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, 
bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, "Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu." Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan disana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal didalamnya."
(QS. Al-Baqarah : 25)

Jika Imanku Sebatas Uang Kertas..
Sungguh penyesalanku kan tiada berbatas..

Akhir kata..
"Oke gapapa, Fitri boleh kerja ditempat saya walau pakai kerudung."  
Sang Cici menutup kesepakatan.
Kali ini benar" sepakat..
Hufftt.. Finally..!!!
*Sambil senyum penuh kemenangan..!!! ^__^,

ALHAMDULILLAAAHH YAA RAHIIMM YAA KARIIMM..!!!


Selasa 9 Januari 2013 / 25 Shafar 1434 H.
@ Kostanku Istanaku, Rawamangun - Jakarta Timur, Indonesia.
Dan saat kuselesaikan cerita ini, dia - adikku itu..Yaa, Fitri.. ^___^,
Tengah berbaring disampingku..
Asiikk dengan mimpinya dan sesekali ku tertawa mendengar igauannya..
What a hard day, huhh dear.??
^___^,

Senin, 07 Januari 2013

Lapang dikala Sempit


Bismillah..
In The Name of Allah..


"Kak, Fitri diusir bibi dari rumah..
Fitri udah seminggu numpang tidur di warnet..
Udah 3 hari juga ga makan Kak..!!"

Dihari pertamaku kembali bekerja diwal tahun 2013.
Kudapati ponsel ku berdering tanda pesan masuk.

Yaa, adikku..
Fitri namanya, 15 tahun usianya kini..
Dialah adik binaanku ketika dikampus UNJ..
4 tahun ku membersamainya..
Setiap kali break kuliah, aku selalu mendatangi Masjid kampus, tempat dimana Fitri dan anak" lainnya mengais rezeki Allah sebagai penjaga sepatu di Masjid.. 
Selain untuk sholat, kusempatkan waktu untuk mengajarinya mengaji, mendengarkan cerita"nya yang hhmm.. galau ala anak" ABG seusianya.. sampai beberapa kali aku pun mengajaknya jalan" sekedar untuk menyenangkan hatinya..
Fitri dan anak" sebayanya adalah anak dari keluarga kurang mampu..
Kerasnya hidup membuat mereka mau tak mau harus mencari nafkah untuk membantu menghidupi keluarganya..
Dan kini keluarganya tercerai berai..
Ibunda kandungnya bahkan tidak mampu untuk menampungnya dirumah kontrakan yang hanya sepetak..
Ayahandanya hanya seorang supir truk yang saban hari mabuk"an..
Bibinya hanya seorang PRT dengan penghasilan sangat minim, yang akhirnya pun lepas tangan untuk merawatnya..
Dan yang harus kulakukan sekarang adalah mencarikannya tempat untuk tinggal..
Dimana pun itu asalkan layak dan aman..
Harus malam ini juga..

Dan malam itu, dengan sayu dan sesak seketika.. ku membalas pesannya..
"Sekarang kamu dimana sayang.?
Dimana warnetnya.?
Yang punya warnet laki" atau perempuan ?
MasyaAlooh, blum makan 3 hari deQ.?? "

Gusar membaca pesannya membuatku tak sadar bahwa ku telah memberondongnya dengan pertanyaan yang jelas menunjukkan kepanikanku..
Dan seketika..

Ada setitik perih kurasa disini (*menunjuk kedadaku)..
Mutiara bening itu tak terasa membanjiri pipiku..
Hatiku merintih..menjerit.!!!
"Yaa Rabb.. Mengapa sesakit ini rasanya tidak bisa berbuat apapun untuk orang yg ku sayang.."

Allahuakbar.!!!
Tak tahu dari mana fikiran itu terlintas..
Ku beranjak dari kamar kos ku dan menuju rumah ibu kos yang berdampingan dengan kosan ku..
Tante Ratu nama bliau.
Ku ceritakan kisah adikku yang malang itu dengan sepenuh hati, berharap Tante Ratu mau mengangkat adik kecilku itu sebagai anak angkatnya..
Dan pembicaan serius pun terjadi diantara aku, Tante dan suaminya..

Tante dan Om menyambut baik wacana ku untuk membantu Fitri.
Fitri akan tinggal bersama dikamarku, stiap pagi dia akan membantu memasak dan membersihkan kosan.
Dan selama aku kerja, Fitri bisa makan bersama keluarga tante.

Alhamdulillah yaa Rabb..!!!
Sebentuk juangku ini berbuah manis.
Dalam Sempitnya Kemampuan, Allah Maha Melapangkan Jalan..
Yaa, keterbatasanku tak lantas menyurutkan langkah untuk berikhtiar..apapun itu..

Tanpa buang waktu lgsg ku kirim pesan..

"Fitri sayang malam ini tidur dikosan kaka yaa..
Ada ongkosnya.?? 
Hati" dijalan yaa sayang..
Kaka tunggu yaa..!! "

Selang 1 jam Fitri pun sampai dikosan ku..

Entah perasaan apa itu namanya..
Namun yang jelas hatiku ploong ketika melihat wajah polosnya..
Dan mutiara bening itu kembali membanjiri pipi..
Bukan untuk merintih, namun untuk menjerit melafaskan.. "ALLAHUAKBAR..!!!"

Sungguh hanya Allah yang tahu betapa sejak malam itu, ku semakin menyayanginya..

Uhibbukifillah yaa ukhti shogiiroh..
^___^,


By ; Isnan Nisa Nasution
Jakarta, 8 Januari 2013 / 25 Shafar 1434 H.
@ Wisma Bakrie 1 Lt. 2
( Kisah adikku..Pada malam itu, Rabu 2 Januari 2013..
 Yaa, kutulis kisahmu ini adikku.. dengan senyum yang tak terhenti hingga kututup kalimatku ^___^, )